SURAT KEPADA FRANCOIS LALLIER

SSV, ORGANISASI AWAM

Lyon, 11 Agustus 1838
Sahabatku terkasih,
Saya menulis surat ini terutama sebagai Ketua Konferensi SSV Lyon, kepadamu selaku Sekretaris Jenderal, untuk melaporkan keputusan Rapat Pe¬ngurus. Saya di sini harus menjadi juru bicara untuk beberapa pendapat yang tidak saya setujui seratus persen. Oleh karena itu saya akan berusaha menulis secara singkat supaya bisa tetap netral.
Setelah rapat umum tanggal 13 Juli yang lalu, beraneka ragam keprihatinan muncul dalam Serikat. Ada yang mengeluh karena banyak anggota tidak menepati waktu, pada saat mengikuti rapat; untuk itu dirasa perlu peningkatan semangat takwa dan rasa persaudaraan kristiani, melalui sarana-sarana tertentu yang dapat meluputkan Serikat kita dari kemerosotan dan dari bahaya menjadi sama dengan semacam Kantor Sosial. Ada yang merasa prihatin karena muncullah gejala-gejala “perlindungan klerikal”, yang mendekati usaha campur tangan dalam urusan in¬tern kita; usaha ini akan membuat Serikat kita serupa dengan beberapa perkum¬pulan keagamaan yang tentu patut dipuji dari segala segi, tetapi sama sekali lain dengan Serikat kita dalam tujuannya. Akhirnya beberapa orang lain menunjukkan keprihatinan untuk kedua masalah tersebut sekaligus, dan menuntut langkah-¬langkah yang menjamin karya kita ini dijiwai secara mendalam oleh semangat kris¬tiani, tetapi tetap bersifat awam secara mutlak. Karena itu saya telah mengambil keputusan untuk mengadakan rapat Pengurus.
Dalam kurun waktu tiga minggu telah dilangsungkan empat kali rapat Pe¬ngurus. Dan saya dapat menyaksikan bahwa tak pernah ada rapat yang demikian sungguh-sungguh, baik dalam menentukan anggota yang akan mengambil bagian dalam rapat itu sendiri, dalam persiapannya melalui refleksi dan doa, dalam pelaksanan tukar pikiran yang terbuka, maupun dalam kasih sejati yang senantiasa menjiwai jalannya rapat.
Saya tidak bermaksud melaporkan seluk beluk bermacam-macam pendapat yang bermunculan dari kedua belah pihak. Di sini saya hanya mencantumkan keputusan-keputusan:
1) Mulai rapat anggota mendatang, jalannya sidang harus diketuai bukan oleh Pastor Paroki Saint-Pierre, melainkan oleh ketua Serikat. Notulis akan mencatat kehadiran Pastor Paroki dengan rumusan ini: “Pastor Paroki menghormati rapat dengan kehadirannya”. Akan dicarikan tempat pertemuan, bila mungkin, di tengah-tengah antara Paroki Saint-Pierre dan Paroki Saini-Francois, untuk menghindari rapat di Sakristi, karena hal ini dipandang kurang tepat.

2) Pasal peraturan kita yang menyangkut sikap hormat terhadap Pimpinan Gereja. berbunyi: “Bila para Pimpinan Gereja merasa perlu menyampaikan kepada kita pengarahan dan bimbingan, maka para anggota akan menerimanya secara mutlak dengan patuh”. Pasal ini sudah mendapat penafsiran yang jelas dari Ketua Umum dan itu mengakhiri segala perdebatan di antara kami mengenai arti pasal itu. Tetapi rumusan ini dirasa mengandung ungkapan-ungkapan yang berlebih-lebihan, sehingga maksud yang sesungguh¬nya dapat menjadi kabur. Maka Dewan Paris dimohon mengadakan per¬ubahan seperlunya untuk edisi mendatang, sambil menyesuaikan bagian ini dengan seluruh pasal.

3) Akhirnya Dewan Paris dimohon dengan sangat agar menentukan bagi dirinya suatu program kerja yang lebih tegas dan lebih bermutu, agar mengadakan rapat lebih sering dan agar lebih rajin dalam menjalin korespondensi dengan konferensi-konferensi yang berada di daerah. Dengan demikian Dewan Paris dapat mencegah isolasi dan individualisme yang mungkin muncul di beberapa konferensi, sekaligus dapat membangkitkan lagi semangat bila sudah mulai pudar. Dari segi lain konferensi Lyon menyatakan bahwa tak pernah akan berani melakukan sesuatu yang penting, seperti misalnya mencetak “kembali peraturan kita, menyelenggarakan ceramah atau kegiatan yang dapat me¬ngaburkan keberadaan Serikat Santo Vinsensius, tanpa mendapatkan sebelumnya persetujuan dari Dewan Umum Paris. Konferensi Lyon menyadari bahwa kesatuan kita adalah pangkal seluruh kekuatan kita, dan ciri khas perkumpulan kita ialah universalitasnya.

Sebetulnya di atas segala sesuatu saya ingin bercakap-cakap dengan kau Selama dua jam, untuk mengungkapkan seribu satu hal yang dapat dibicarakan secara lisan tetapi tidak dapat ditulis. Bahaya nyata yang kami hadapi di Lyon dan bahaya khayalan yang lebih lagi memprihatinkan kami ialah: Kecurigaan dan kedengkian yang bersumber pada gerakan Lamennais dan semangat yang berbau klerikal dari kelompok lain. Dalam pertentangan itu saya berada di tengah, dan karena itu saya tidak disukai siapapun dan setiap hari bermunculan keluhan-¬keluhan yang memojokkan saya. Namun demikian saya tidak diinjinkan untuk mengundurkan diri. Itulah sumber kecemasan saya dan sekaligus sumber pengharapan Saya.
Saya berpendapat bahwa, bila kalian dari Paris bisa memperkuat sistem organisasi dalam perkumpulan kita, yang sesungguhnya mudah bagi kalian, maka kebangkitan kembali kaum pelajar akan dapat mulai diwujudkan berkat usaha kalian. Betapa besar tanggungjawab kita! Mungkin akan terjadi banyak hal buruk justru karena kita, tanpa kita sangka; demikian pula banyak kebaikan mungkin tidak akan terwujud karena kelalaian kita. Banyak sekali gagasan yang menyibukkan hatiku; jauh lebih berguna, demi perwujudannya, andaikata gagasan itu dapat tertanam dalam hatimu.

Sahabat terkasih, tentu kau mengerti betapa saya cemas karena perjumpaan kita yang direncanakan untuk tanggal 15 Agustus sekali lagi tertunda. Sejak dua tahun terakhir ini saya terpaksa berlatih salam satu keutamaan, yang dulunya kurang akrab dengan saya, yaitu sikap pasrah kepada kehendak Allah. Rencana-¬rencana saya terus-menerus terjungkir-balik; namun demikian rencana-rencana itu tak pernah musnah seratus persen sehingga saya tidak dapat menghidupkannya kembali dan melekat lagi padanya. Misalnya, baru-baru ini Dewan Kota Lyon telah menetapkan gaji untuk Dosen (2500 franc) dan tinggal menyusun daftar calon; tetapi ternyata langkah terakhir iniditangguhkan tanpa menentukan waktu rapat berikutnya. .
Penundaan ini bersama dengan berita yang telah kausampaikan kepada saya dari pihak Bapak Leclerc, dan terutama keadaan kesehatan saya yang tak begitu menggembirakan, memaksa saya menangguhkan lagi keberangkatan saya sampai awal Oktober. Maka saya minta agar pertolongn yang telah kauberikan sampai sekarang dan yang belum dapat saya syukuri sepantasnya itu dilanjutkan saja. Antara lain saya mohon agar pencetakan naskah itu ditangguhkan dan nas¬kahnya dikembalikan kepada Bapak Leclerc agar dia sudi membacanya dan menyampaikan pandangannya kepadaku; selanjutnya naskah itu hendaknya diambil lagi kalau kau kembali dari Rouen dan diletakkan di suatu tempat yang aman; saya mohon diberitahu tempat itu, agar saya dapat menemukannya dari tgl. 1 Ok¬tober sampai dengan 8 Oktober.
Rasa terima kasih saya akan tak terhingga andaikata kau datang sendiri untuk mencari saya, mengingat perjalanan ke Paris bagi saya amat berat. Setelah cuti di Rouen selama satu bulan di tengah keluarga untuk menyelesaikan beberapa urusan, mungkin kau dapat membiarkan dirimu digoda untuk menelusuri sungai Saone sampai Ile-Barbe, yang pernah saya tunjukkan kepadamu. Di situ, di sebuah rumah yang telah kami sewa, ada tempat yang lebih luas daripada dulu untuk menyambutmu, seperti juga di dalam keluarga saya ada segunung persahabatan untuk bergembira atas kedatanganmu. Kamu tahu bahwa lebih jauh sedikit, di tempat sungai itu sudah ganti warna dan nama, persahabatan lain lain yang tidak kalah hangatnya siap menyambutmu. Dengan demikian, terayun-ayun oleh aliran sungai yang penuh pesona, dalam rumah-rumah kita yang hangat karena kasih, di tengah sambutan banyak orang lain yang mengasihimu, khususnya banyak anggota konferensi yang belum mengenalmu, kau dapat melewati beberapa hari bersama kami. Dan selanjutnya, untuk memperpanjang perjumpaan kita, saya akan mengantarmu sampai Ibukota, yang telah memikat dan mengikatmu, betapapun besar keinginan kita untuk melepaskan diri daripadanya.
Sampai jumpa lagi. Seluruh diriku kupersembahkan untuk seluruh keluar¬gamu dan terutama untuk dirimu.

A.-F. Ozanam

Petugas pos memaksa saya untuk mengakhiri surat ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: