Hidup Bersama

Hidup bersama pertama-tama adalah suatu komitmen pribadi dan komitmen bersama. Tanpa ada komitmen-komitmen itu maka sulitlah terwujud hidup bersama yang saling mencintai.

Kalau hanya didasarkan pada kecocokan saja maka tidak bisa bertahan lama. Mengapa? Karena kita ini rapuh,perasaan kita sangat dipengaruhi oleh gejolak situasi yang ada dalam diri dan situasi sekitar.

Maka, persahabatan dan perkawinan tanpa ada komitmen pribadi dan bersama tak akan bertahan lama. Persahabatan dan perkawinan akan langgeng manakala masing-masing saling membangun komitmen untuk memberikan diri bagi yang lain.

“Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamu pun wajib saling membasuh kakimu” (Yoh 13:14).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: