Siapakah Gembalaku?

a22Yohanes 10:22-30
Orang Yahudi merayakan Hari Raya Pentahbisan Bait Suci. Yakni peringatan pentahbisan baru mezbah Bait Allah yang telah dinodai oleh Antiokhus Epifanes. Dalam 1 Raja-raja 8 Hari Raya itu mengingatkan Hari Raya pondok daun yang diadakan sebagai peringatan pentahbisan Bait Allah oleh Salomo.
Ketika Yesus berjalan-jalan di Bait Allah pada Hari Raya pentahbisan Bait Allah, Ia dikelilingi orang-orang Yahudi. Mereka meminta kejelasan dari Yesus tentang siapa Yesus. Yesus diminta mengatakan terus terang bahwa Dia Mesias kalau memang Dia Mesias. Lalu Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama BapaKu, itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, tetapi kamu tidak percaya…”
Mereka tidak percaya karena konsep mereka tentang Mesias berbeda dengan yang diungkapkan oleh Yesus. Bagi mereka Mesias adalah tokoh politik yang memiliki kuasa rajawi di dunia. Seorang raja yang akan membebaskan mereka dari penjajahan. Yesus tidak mau orang menerapkan gelar Mesias dalam arti seperti itu. Arti Mesias bagi Yesus bisa dikatakan “yang terurapi” yang diutus Bapa untuk menyelamatkan umat manusia. Mereka juga sulit untuk menerima dan mengimani apa yang dijelaskan oleh Yesus. Mereka tidak percaya kepadaNya karena mereka bukanlah domba-domba yang digembalakanNya. Artinya mereka tak mengenal Dia dan tak mau kenal dengan Dia.
Lalu siapa yang menggembalakan mereka? Siapa yang memimpin mereka? Mereka digembalakan oleh keinginan-keinginan mereka sendiri. Mereka digembalakan oleh keragu-raguan, kebimbangan dan sikap curiga. Akibatnya mereka sulit untuk mendengarkan Tuhan dan mengenali suaraNya.
Orang yang hidupnya digembalakan oleh Tuhan, adalah “domba-domba yang mendengarkan suaraKu dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku, dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak binasa sampai selama-lamanya…” Itu berarti penggembalaan Tuhan jauh lebih menjanjikan kebahagiaan dari pada penggembalaan keinginan, keragu-raguan, kebimbangan dan sikap curiga. Siapa yang menggembalakan aku saat ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: