LENTERA JIWA

pelitaPernahkah anda merasa bahwa aktivitas atau pekerjaan rutin yang anda lakukan selama ini adalah sesuatu yang tidak sejalan dengan kata hati, walaupun secara materi anda terpenuhi?
Bagi penyanyi Nugie, pilihan hidup itu haruslah sesuai dengan kata hatinya. Karena itu ia rela meninggalkan bangku kuliahnya di Universitas Indonesia dan memilih untuk menjadi musisi—sebuah kehidupan yang pada awalnya kurang direstui orang tua. ”Ibu saya selalu berharap saya menyelesaikan kuliah dan menjadi sarjana,” kata Nugie.
Nugie menyadari, bukan hanya dirinya yang menghadapi kegalauan saat menentukan jalan hidup. Banyak orang, terutama anak muda yang seringkali bingung dalam menentukan hidupnya dari mulai memilih pendidikan, sampai profesi. Kegundahan inilah yang kemudiann ia refleksikan dalam sebuah karya lagunya ”Lentera Jiwa”. Sebuah lagu tentang seseorang yang merasa terperangkap dalam situasi yang salah. Uniknya, model dari video klip lagu ini adalah mereka yang benar-benar pernah mengalaminya.
Misalnya saja, salah satu model video tersebut adalah Wahyu Aditya. Pria yang biasa dipanggil Adit ini adalah anak dari seorang Profesor yang menginginkan putranya, jadi seorang dokter atau paling minim menyandang gelar sarjana. Tapi Adit menolaknya dan memilih untuk mengikuti kata hatinya, yakni menjadi seniman animasi. ”Dulu orang tua bingung dengan pilihan saya, tapi kini saya buktikan bahwa tanpa gelar sarjana dan hanya jadi seniman saya bisa bahagia,” kata animoator yang sering mendapat penghargaan ini.
Di sisi lain, banyak juga orang yang merasa sudah lama tersesat dalam kehidupan yang tidak diinginkannya dan kemudian segera banting stir untuk mengubahnya. Sebut, Helmi Yahya. Pria asal Palembang ini adalah seorang lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), tapi ia mengaku tak pernah punya cita-cita jadi akunting. ”Waktu itu ayah saya sudah tak mampu membiayai, jadi saya banting stir cari sekolah yang tak harus keluar biaya, jadi saya pindah dari IPB ke STAN” katanya.
Alhasil jadilah ia pegawai negeri di Departemen Keuangan dan ia mendapat tugas untuk mengajar. Bagi sebagian orang, kehidupan menjadi pegawai negeri adalah tujuan hidup yang sesuai dengan kata hati. Tapi bagi Helmi? ”Saya merasa gak kreatif, akunting kan gak boleh kreatif. Kalau kreatif bisa bahaya,” ujarnya. Maka, Helmi kemudian mengubah haluan hidupnya berkarya di dunia entertainment, yang membawanya pada kesuksesan. ”Saya kini mendapat yang jauh lebih tinggi, dari mimpi saya,” tambahnya.
Sementara itu, Public speaker dan ahli Managemen Gede Prama telah memutuskan untuk meninggalkan Jakarta, beserta jabatannya di beberapa perusahaan dan memilih kembali pulang ke tanah kelahirannya, Bali. Mengapa? Jawaban sederhananya adalah, ia telah mengikuti kata hati. Menurut Gede Prama, sejak tahun 2002, suara di dalam hatinya sudah mengingatkan untuk turun dari dunia kerja ”yang hanya bertujuan mencari uang”. Tapi baru sekitar tiga tahun lalu, Gede Prama mengikuti kata hatinya. ”Suara dari dalam itu kalau tidak kita dengar, lama-lama bisa berbahaya,” katanya.
Mungkin karena tahu bahaya itu juga, maka Demian Aditya sang illusionis, dan Bara Pattirajawane, seorang chief melakukan ”pembelotan” mereka terhadap keinginan orang tua dan pendidikan yang mereka peroleh, demi mengikuti suara dari dalam hati mereka. ” Prinsip saya adalah, I do what I like and I like what I do,” tegas Demian.
Lentera jiwa, sebuah episode khusus yang akan memberikan pencerahan bagi mereka yang sedang tidak bahagia dengan posisinya saat ini, atau bagi mereka sedang galau menentukan jalan hidup. Silakan meresapi lirik lagunya…

Lentera Jiwa
By: Nugie
Lama sudah kumencari apa yang hendak kulakukan
Sgala titik kujelajahi tiada satupun kumengerti
Tersesatkah aku disamudra hidupku?
Kata-kata yang kubaca terkadang tak mudah kucerna
Bunga-bunga dan rerumputan bilakah kau tahu jawabnya
Inikah jalanku? Inikah takdirku?
reff:
Kubiarkan kumengikuti suara dalam hati
Yang slalu membunyikan cinta
Kupercaya dan kuyakini murninya nurani
Menjadi penunjuk jalanku
Lentera jiwaku

Sumber: Http://kickandy.com/?ar_id=MTEzNw Diakses 29 September 2008

One Response

  1. Good artikel. . . . .

    Sungguh luar biasa kata hati itu yah . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: