Tanda dari Tuhan

god-loves-you_1_Hidup manusia syarat dengan tanda. Jabat tangan tanda keramahan, tertawa tanda kegembiraan, tangis tanda kesedihan dan keharuan, rambut putih tanda kebijaksanaan dan ketuaan, cemberut tanda kecewa atau marah dst. Namun, Karya Allah dalam hidup manusia juga terungkap dalam tanda-tanda manusiawi. Tanda-tanda itu kadang sifatnya menegur dan menampar sehingga terasa menyakitkan. Namun kadang tanda dari Tuhan itu begitu lembut merasuk dalam batin dan kesadaran kita. Namun semua tanda dari Tuhan itu terarah pada tujuan yang sama yakni manusia hidup dalam pertobatan, kebenaran dan kebaikan.

Orang2 Niniwe dipuji oleh Tuhan Yesus dan dikatakan akan menikmati kebahagiaan kekal, karena mereka terbuka pada tanda yang diberikan Tuhan lewat Nabi Yunus dan bertobat. Sebaliknya orang Farisi dan Ahli Taurat, yang secara konseptual dipandang sebagai orang yang dekat dengan Allah dan berpengetahuan, ternyata justru tidak terbuka pada tanda Yakni Yesus sendiri. Mereka terjebak oleh dirinya sendiri dan pengetahuan mereka sehingga menjadi bebal. Tidak bisa mendengarkan.

Bacaan dari Matius 12:38-42 mengingatkan kita agar tidak bebal, tidak terjebak pada diri sendiri, melainkan bersikap rendah hati dan terbuka pada tanda-tanda dari Tuhan. Di mana kita didorong untuk semakin mencintai Allah, sesama, dan panggilan hidup kita, walaupun terasa pedih dan menyakitkan. Karena melalui tanda-tanda itulah Tuhan mengajar dan mengarahkan hidup kita, agar kita hidup seturut kehendak Tuhan dan menikmati keselamatan kekal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: