Kepiting dan Pertapa

Suatu ketika di sore hari yang sejuk, nampak seorang pertapa muda sedang bermeditasi di bawah pohon, tidak jauh dari tepi sungai. Saat sedang berkonsentrasi memusatkan pikiran, tiba-tiba perhatian pertapa itu terpecah kala mendengarkan gemericik air yang terdengar tidak beraturan.
Perlahan-lahan, ia kemudian membuka matanya. Pertapa itu segera melihat ke arah tepi sungai, sumber suara tadi berasal. Ternyata, di sana nampak seekor kepiting yang sedang berusaha keras mengerahkan seluruh kemampuannya untuk meraih tepian sungai sehingga tidak hanyut oleh arus sungai yang deras. Continue reading

Advertisements

Kerendahan hati

Kerendahan hati melestarikan cinta kasih. Semakin rendah hati seseorang, semakin penuh kasih dia kepada sesama. (14 Juli 1658)

Tanpa Kerendahan hati, kita tak akan pernah berkembang dan tak akan membawa kebaikan bagi sesama. (SV 1659,III,218)

Tuhan selalu lebih memberkati karya yang dimulai dengan rendah hati, daripada karya yang dilakukan dengan gembar-gembor. (5 Agustus 1642)