Kecenderungan Yang Dijiwai Nafsu

Ilustrasi-carapedia.com_Kecenderungan yang dijiwai nafsu dapat ditemukan di mana-mana, dan bukan hanya dalam usaha mencari sanjungan dunia, kekayaan, kenikmatan, tetapi juga dalam devosi, dalam tindakan-tindakan paling suci, dalam buku-buku, dalam gambar-gambar; singkatnya kecenderungan itu menyusup kemana-mana.

Ya Tuhanku,berilah kami rahmat untuk melepaskan diri dari kecenderungan-kecenderungan yang dijiwai nafsu agar kami mampu mengasihi Engkau secara lebih sempurna, Engkaulah sumber segala keutamaan dan kesempurnaan serta musuh kecenderungan yang dijiwai nafsu; berilah kami semangat bermatiraga dan rahmat mengalahkan cinta diri yang merupakan akar semua kecenderungan kami yang dijiwai nafsu. Amin
(Dalam Bimbingan Vinsensius V hal 95, Terjemahan: S. Ponticelli, CM)

Advertisements

Matiraga: Mau Memanggul Salib

Celakalah orang yang mengejar kepuasan!

Celakalah orang yang melarikan diri dari salib!

Karena dia akan menemukan salib-salib yang demikian berat sehingga dia akan kewalahan.

Yang kurang menghargai matiraga jasmani dengan alasan bahwa matiraga rohani jauh lebih sempurna, menunjukkan dengan jelas bahwa dia sama sekali tidak bermatiraga, baik secara rohani maupun secara jasmani.

(Dalam Bimbingan Santo Vinsensius V hal 94, Terjemahan S. Ponticelli, CM)

Matiraga: Jalan Menuju Kemajuan Hidup Rohani

Marilah bersikap teguh melawan kodrat kita; karena, bila kita mengalah dalam satu hal, kodrat kita akan menguasai segalanya. Dan hendaklah kita percaya bahwa kemajuan kita dalam hidup rohani tergantung pada kemajuan kita dalam menghayati keutamaan matiraga. Matiraga itu secara khusus sangat diperlukan oleh mereka yang harus berkarya demi keselamatan jiwa-jiwa; karena percuma kita berkotbah kepada orang lain mengenai matiraga, bila kita sendiri tidak memilikinya dan matiraga itu sama sekali tidak kelihatan dalam tindakan dan tingkah laku kita.  (Dalam Bimbingan Santo Vinsensius V hal 93, Terjemahan S. Ponticelli, CM)